Parfum yang disemprotkan di Pusar bertahan lama, Mengapa?

Kebiasaan banyak Orang adalah menyemprotkan Parfum di leher atau tangan, apakah ini salah, jawabannya tidak. hanya saja aroma parfum yang disemprotkan tidak bisa bertahan lama. Kalau begitu dimana, sebaiknya Parfum disemprotkan supaya bertahan lama?

Dikutip dari Harian Kompas, edisi kamis 3 November 2016 Ahli menyarankan untuk menyemprotkannya di pusar Anda. Steven Claisse, ahli parfum dari perusahaan parfum Takasago, mengatakan bahwa meneteskan beberapa tetes parfum di bagian pusar akan menimbulkan hasil yang luar biasa. “Setiap bagian tubuh yang memancarkan panas akan meningkatkan aroma dan pusar adalah satu-satunya,” .
Ahli parfum lainnya, Ruth Mastenbroek, tampaknya juga sependapat dengan penjelasan tersebut.

Mengapa Pusar?

Pusar merupakan titik nadi, sama seperti leher dan juga tangan. Panas tubuh yang berasal dari titik nadi pusar akan menjadikannya tempat terbaik untuk mengaplikasikan parfum.
Secara Fisika, Parfum yang disemprotkan di pusar bisa bertahan lama karena  berbentuk “cekung”, sehingga penguapan yang terjadi lebih lambat diabndingkan ketika disemprotkan di tangan atau leher.
Salah satu selebriti yang telah mencoba metode ini adalah Liv Tyler. Ia mengaku bahwa mengaplikasikan parfum pada pusarnya membuat aroma parfum bertahan lebih lama.

“Aku meneteskan di beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah pusar,” ungkapnya.
Sang ayah sendirilah yang mengajarkannya untuk melakukan ini.

Selain pusar, masih ada tempat tak biasa lainnya untuk mengaplikasikan parfum. Mastenbroek menyebut bahwa bagian belakang lutut dan pergelangan kaki juga merupakan tempat yang tepat.”Bagian belakang lutut merupakan titik nadi yang sempurna. Bagian yang hangat dan lembut ini akan menangkap aroma yang kuat,” katanya

Anda tertarik dengan cara seperi diatas, Silahkan coba.

video Registrasi,e-learning Peserta, e-learning Pengajar dan Melihat Aktivitas Peserta Guru Pembelajar

Bagi bapak ibu yang ingin melihat Cara Registrasi Guru Pembelajar dibawah ini adalah linknya.

https://drive.google.com/open?id=0ByCijv4pdvZRakNBc3hTcEhEaG8

Video tutorial e-learning Peserta

https://drive.google.com/open?id=0ByCijv4pdvZRX3FCRkktWE9MdVU

Video tutorial e-learning Pengajar

https://drive.google.com/open?id=0ByCijv4pdvZRX3FCRkktWE9MdVU

Bapak/Ibu Mentor yang ingin melihat aktivitas Peserta silahkan pada link dibawah ini.

Melihat Aktivitas Peserta

https://drive.google.com/open?id=0ByCijv4pdvZRWTQ0VkhrUWtyXzA

Bincang-bincang Juknis Guru Pembelajar Revisi Agustus 2016

Setelah melakukan Diklat IN/Mentor bagi guru Fisika SMA dibeberapa Provinsi, saya sering ditanya beberapa hal, diantaranya adalah:

  1. Apakah Peserta IN yang sudah lulus diklat IN masih menjadi Guru Pembelajar?
  2. Kapan kegiatan Guru Pembelajar dimulai?

Adapun jawaban yang bisa saya berikan adalah:

  1. Alternatif-1;
    Awalnya Peserta diklat IN yang dinyatakan lulus tetap menjadi Peserta Guru Pembelajar pada KK yang merah/tidak lulus
    Alternatif-2;
    berdasarkan bincang-bincang di group WA, Bahwa mereka yang sudah diklat IN tidak mengkuti UKG, sebab mereka sudah memenuhi KCM di 2016, hanya belum ada Juknisnya untuk IN.
  2. beberapa teman IN mendapat informasi kalo moda daring dan kombinasi dimulai tanggal 7 September 2016. benar tidaknya tanggal tersebut masih menjadi tanda tanya (????????????)

untuk lebih memahami,dibawah ini ada link untuk Pedoman Umum, Juknis tatap muka dan  Juknis Daring Final pertanggal 4 Agustus 2016

01.PEDOMAN_UMUM_Final02.Juknis_TM_Final03.Juknis_Daring_Final

Survey Ketersampaian KIP 2016

Ratahan, 24 Agustus 2016

Perjalanan dari Manado ke Ratahan (Ibukota Minahas Tenggara) kami tempuh 1,5 jam.

Sesampai di Ratahan kami langsung menuju kantor Camat Ratahan untuk melakukan survey ketersampaian Kartu Indonesia Pintar (KIP). Selesai dari Kantor Camat Ratahan kami lanjut ke kecamatan Ratahan Timur, dan Kecamatan Passan. Dalam kunjungan ini Survey juga dilakukan ke minimal dua kantor keluarahan atau desa.

 

Hasil Survey yang kami dapat, Secara umum KIP sudah disalurkan kepada mereka yang berhak mendapatkannya, hanya ada beberapa yang dikembalikan ke kantor lurah akibat penerima sudah lulus/lanjut kuliah, Tidak mau sekolah lagi, Kawin dan ada satu Peserta mengalami gannguan jiwa.

 

Para lurah, Kepala Desa mengaku senang dengan program ini dan menginginkan ada penambahan untuk mereka yang belum mampu. Semoga keinginan mereka ini, termasuk harapan saya juga bisa diwujudkan dalam waktu dekat ini.  Indonesia Pintar, Jayalah Indonesia

Instruktur Guru Pembelajar Fisika SMA di Medan

Hotel Gran Angkasa Medan, 5 Agustus 2016

Pelatihan Instruktur Nasional (IN)/ Mentor Guru Pembelajar SMA Fisika Region Medan Angkatan dilaksanakan di Hotel Gran Angkasa, mulai 4 Agustus sampai dengan 13 Agustus 2016.

Tujuan  kegiatan adalah untuk menghasilkan IN/Mentor yang mampu memahami materi Pelatihan berupa konsep, strategi penggunaan modul, dab strategi pelaksanaan kegiatan pelatihan Guru Pembelajar.

Peserta kegiatan berjumlah 181 orang guru Fisika SMA yang berasal dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

Harapan yang saya inginkan dari Kegiatan Pelatihan ini adalah semoga semua peserta lulus dan bersedia menjadi IN/Mentor pada program Guru Pembelajar